Juara I Kompetisi Demo Trading Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi FE Unsurya

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Dirgantara Suryadama ikut merayakan launchingnya kontrak terbaru Emas 10 gram (GOL10) dan Olein 100 kg (OLE01) pada 30 September 2022, dimana PT Jakarta Futures Exchange bersama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia menyelenggarakan trading competition untuk kedua kontrak tersebut.

Real trading competition diperuntukan bagi nasabah pialang JFX dengan hadiah mencapai 600 juta rupiah termasuk 2 mobil. Sementara untuk Demo trading competition, diperuntukan bagi para mahasiswa dengan hadiah mencapai 30 juta rupiah dimana demo trading competition ini merupakan salah satu kegiatan CSR perusahaan.

Kompetisi ini disambut baik oleh publik, dengan terdapat 30 pialang mendaftar mengikuti real trading competition dan 16 universitas dengan total 33 tim yang tersebar di seluruh Indonesia mendaftar mengikuti demo trading competition dengan hasil TIM PRODI AKUNTANSI UNSURYA mendapatkan juara pertama sesuai dengan hasil trading terbaik dari peserta lainnya

Untuk mahasiswa kompetisi trading dilaksanakan selama 30 hari yaitu sejak 1 Nopember sampai 30 Nopember 2022. Pemenang kompetisi trading berdasarkan perolehan keuntungan terbesar. Melalui kompetisi ini mahasiswa mengenal bursa berjangka dan praktik trading di pasar berjangka.

Melalui acara ini PT Bursa Berjangka Jakarta memberi pemahaman mengenai mengenai produk-produk yang diperdagangkan di bursa berjangka jakarta terbagi menjadi multilateral (emas,kopi, cacao,kelapa sawit),  bilateral ; (loco gold, forex, indeks,energi, precious metal, single stock), pasar fisik; (CPO, batubara, timah murni batangan). Kemudian pemahaman mengenai bedanya bursa saham dan bursa berjangka kepada mahasiswa, antaralain: Pasar Berjangka di bawah pengawasan Bapepti (Kemendag), sedangkan pasar saham dibawah pengawasan OJK,pasar berjangka transaksi dua arah, sedangkan pasar saham transaksi satu arah, pasar berjangka pembayaran menggunakan margin, sedangkan pasar saham pembayaran sendiri 100% dari nilai saham, pasar berjangka merupakan sarana alternatif investasi, sedangkan pasar saham adalah sarana investasi, pasar berjangka satuan dalam lot, sedangkan pasar saham satuan dalam lembar, pasar berjangka adanya jatuh tempo dan sebagai sarana hedging, sedangkan pasar saham tidak ada masa jatuh tempo dan tidak digunakan sebagai sarana hedging.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.